Kemenag Gandeng Sejumlah Mitra Siapkan ASN Hadapi Masa Pensiun yang Bahagia

Magelang.rilisjateng.com – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama menggelar Sosialisasi Masa Persiapan Pensiun (MPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki purnabakti. Mengusung tema “Langkah Emas Persiapan Menuju Masa Pensiun yang Bahagia dan Sejahtera”, kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), PT. TASPEN (Persero), Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP TAPERA), dan Mitra Usaha.

Sosialisasi ini diikuti oleh 2.207 ASN secara virtual dan 120 peserta secara langsung. Kegiatan tersebut bertujuan membekali calon pensiunan dengan pengetahuan dan kesiapan, baik dari sisi finansial maupun nonfinansial. Dengan begitu, mereka dapat menjalani masa pensiun dengan bahagia, sejahtera, dan tetap produktif.

Berita Lainnya

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menyampaikan bahwa setiap program harus membawa kemaslahatan dan kebermanfaatan. Ia menyebut Kementerian Agama sebagai kementerian dengan jumlah pegawai terbanyak, yakni 347.759 ASN. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.213 ASN akan memasuki masa pensiun pada 2026.

“Khidmah atau pengabdian ASN tidak mengenal batas waktu. Khususnya di Kementerian Agama, para pegawai dari berbagai agama berperan sebagai tokoh keagamaan ditengah masyarakat dan banyak terlibat dalam organisasi kemasyarakatan atau civil society. Sebab, agama adalah salah satu esensi kehidupan masyarakat Indonesia,” ujar Kamaruddin Amin.

Menurutnya, social engagement ASN Indonesia sangat baik, terutama pegawai Kemenag. “Kami memiliki Persaudaraan Pensiunan Pegawai Kementerian Agama (PPPKA) yang telah kami lantik pada Juli 2026 lalu,” imbuhnya.

Sementara itu, Deputy Institutional Banking Group BSI, Dede Irawan Hamzah, berharap kerja sama ini melahirkan sinergi yang dapat mendatangkan manfaat bagi pegawai Kementerian Agama. Salah satu program yang dapat dijalankan adalah pembekalan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi para calon pensiunan. Dede memaparkan profil BSI sebagai bank dengan portofolio yang progresif.

Selain itu, pada sosialisasi ini peserta juga mendapatkan informasi mengenai tata cara klaim hak pensiun dari PT TASPEN (Persero) dan BP TAPERA. Para narasumber menjelaskan prosedur pengajuan klaim hingga dokumen persyaratan yang perlu disiapkan. Dengan pemahaman ini, calon pensiunan diharapkan dapat mengurus haknya secara tepat waktu dan tanpa kendala.

Pada kesempatan lain Kepala Biro SDM Kementerian Agama, Muhammad Zain, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan wujud kepedulian Kementerian Agama terhadap kesejahteraan dan perlindungan pegawainya. “Kami sebagai bagian dari Kementerian Agama ingin pegawai memasuki masa pensiun dalam kondisi finansial yang memadai,” ungkapnya.

“Kami berharap kolaborasi ini menjadi langkah meningkatkan kesejahteraan pegawai menjelang pensiun, sehingga mereka dapat menghadapi masa pensiun dengan tenang,” imbuh Zain.

Zain juga mengajak para peserta memperbanyak literasi keuangan dan investasi. Ia berharap berbagai informasi yang disampaikan para narasumber dalam kegiatan ini bermanfaat dan dapat dijadikan referensi dalam mempersiapkan masa purnabakti dengan baik.

Di akhir, Zain berpesan kepada seluruh satuan kerja, khususnya unit kepegawaian, agar melayani calon pensiunan dengan sepenuh hati karena telah mengabdi kepada negara selama puluhan tahun. Karena itu, jangan sampai calon pensiunan mengalami kesulitan dalam urusan administrasi di penghujung masa pengabdiannya.(***)

 

Pos terkait